-->
Loading...

Dorong Ekonomi Digital Desa, Aksarani Project Fasilitasi QRIS untuk UMKM di Blitar


45News.Id – Dalam upaya konkret dalam mempercepat transformasi ekonomi digital di tingkat perdesaan, komunitas Aksarani Project sukses menggelar program akselerasi digital, Digital Evolution (D-EVO), di Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Selasa (30/6/2026). Inisiatif ini berfokus pada pendampingan teknis dan implementasi sistem pembayaran QRIS bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Aksarani Project sendiri merupakan komunitas progresif yang beranggotakan pegiat sosial dengan fokus utama pada pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital. Menariknya, inisiator komunitas ini adalah para kader GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) Blitar yang memiliki visi kuat untuk mengintegrasikan semangat kerakyatan dengan modernisasi teknologi.

Putri Perwitasari, Direksi Aksarani Project, menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah jawaban atas tantangan pasar yang semakin kompetitif bagi pelaku usaha di desa. Menurutnya, digitalisasi bukan lagi sekadar tren, melainkan instrumen vital agar UMKM mampu bersaing di era modern.

"Melalui program D-EVO, kami ingin memastikan UMKM di Desa Modangan tidak hanya sekadar bertahan, tetapi mampu bertransformasi secara mandiri. Implementasi QRIS ini adalah langkah awal agar Para UMKM lebih mudah menjangkau konsumen modern sekaligus membantu mereka naik kelas ke level bisnis yang lebih profesional dan kredibel," ujar Putri di sela-sela kegiatan pendampingan.(30/6/2026)

Amru, Inisiator Aksarani Project sekaligus kader GMNI Blitar, menekankan bahwa keterlibatan para aktivis mahasiswa dalam transformasi digital desa adalah bentuk keberpihakan nyata terhadap ekonomi kerakyatan. 

​"Bagi kami di GMNI, tugas intelektual tidak berhenti pada wacana di ruang kelas, melainkan harus membumi dalam aksi nyata. Aksarani Project lahir dari keresahan melihat potensi ekonomi desa yang seringkali terhambat oleh minimnya akses teknologi. Dengan memfasilitasi QRIS, kita sedang mendemokratisasi akses keuangan agar pelaku UMKM seperti Mas Nanda di Desa Modangan bisa berdiri sama tinggi dengan pelaku usaha urban yang sudah lebih dulu melek digital." tegas amru(30/6/2026)

Menurutnya, teknologi harus diposisikan sebagai alat perjuangan untuk memperkuat kedaulatan ekonomi masyarakat di tingkat lokal.

"Ini adalah wujud kedaulatan ekonomi yang kita perjuangkan, yakni memastikan teknologi hadir untuk mempermudah rakyat kecil, bukan justru meminggirkan mereka," tambahnya

Senada dengan semangat tersebut, Nanda Arivando, pelaku UMKM Molen Krispi Desa Modangan, menyambut positif inovasi ini. Ia mengakui bahwa akses terhadap sistem pembayaran digital memberikan dampak instan terhadap efisiensi transaksi dan citra usaha yang dikelolanya.

"Kami sangat terbantu dengan hadirnya D-EVO dari kawan-kawan Aksarani. Sekarang pelanggan lebih mudah membayar tanpa perlu repot uang tunai, dan bisnis kami jadi terlihat lebih modern serta terpercaya. Ini adalah dorongan besar bagi kami untuk terus berkembang dan menjangkau pelanggan yang lebih luas," ungkap Nanda Arivando saat ditemui di lokasi usaha.

Selain memfasilitasi pembuatan QRIS, Aksarani Project memberikan edukasi mendalam mengenai ekosistem keuangan digital. Fokus pendampingan ini mencakup literasi keuangan agar pelaku usaha dapat melakukan pencatatan transaksi secara sistematis, yang nantinya diharapkan mampu meningkatkan transparansi serta meminimalisir hambatan operasional dalam bisnis mereka.

Ke depannya, Aksarani Project berkomitmen untuk menyebarluaskan program D-EVO secara berkelanjutan ke berbagai pelosok di Kabupaten Blitar. Kolaborasi antara teknologi digital dan semangat gerakan sosial ini diharapkan menjadi katalisator bagi kemandirian ekonomi desa, membuktikan bahwa digitalisasi adalah jembatan utama bagi UMKM dalam menembus pasar yang lebih luas dan mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.(Amru/Js)

Belum ada Komentar untuk "Dorong Ekonomi Digital Desa, Aksarani Project Fasilitasi QRIS untuk UMKM di Blitar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel