-->
Loading...

Jaga Kepercayaan Publik, Ketua DPRD Surabaya Tekankan Peran Strategis Media



45News. Id – Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri, memberikan peringatan keras mengenai pentingnya menjaga stabilitas kepercayaan masyarakat terhadap institusi legislatif. Menurutnya, penurunan tingkat kepercayaan publik kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tidak boleh dianggap remeh karena dapat memicu dampak domino yang merugikan. Jika marwah lembaga ini runtuh di mata masyarakat, hal tersebut bukan sekadar merusak citra organisasi, melainkan juga berpotensi mematikan kepedulian kolektif warga terhadap arah pembangunan serta masa depan Kota Pahlawan.

Pria yang akrab disapa Cak Ipuk ini menilai bahwa media massa memiliki fungsi yang sangat strategis dalam membentuk cara pandang masyarakat. Media diharapkan mampu menyajikan informasi yang berimbang mengenai tiga fungsi utama kedewanan, yakni legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Politisi senior berlambang banteng moncong putih tersebut menguraikan bahwa hilangnya kepercayaan publik akan berdampak langsung pada penurunan partisipasi aktif warga dalam program-program pemerintah. Cak Ipuk menyatakan secara tidak langsung bahwa ketika masyarakat sudah tidak lagi memercayai para wakil rakyatnya, maka rasa memiliki, ketertiban sosial, hingga jiwa patriotisme mereka terhadap kotanya sendiri secara perlahan akan ikut terkikis habis. 

Lebih lanjut, ia menegaskan dalam kutipan langsungnya, “Kalau DPRD tidak dipercaya oleh publik, maka tingkat partisipasi, kepedulian, ketertiban, dan patriotisme masyarakat terhadap kotanya akan tergerus”.ungkapnya, Rabu(17/6/2026)

Meskipun menekankan pentingnya menjaga nama baik lembaga, ia menggarisbawahi bahwa DPRD Kota Surabaya tidak pernah antikritik. Baginya, kritik, masukan, maupun dinamika protes merupakan bagian yang sah dan tidak terpisahkan dari iklim demokrasi yang sehat. Kendati demikian, ia menaruh harapan besar agar setiap kritik yang dilayangkan di ruang publik tetap mengedepankan semangat perbaikan yang konstruktif serta memberikan edukasi politik yang cerdas bagi masyarakat luas.

Cak Ipuk juga mengingatkan agar narasi yang berkembang di tengah publik tidak melulu didominasi oleh pemberitaan negatif atau kejelekan semata. Menurut pandangannya, jurnalisme yang hanya menonjolkan keburukan tanpa memberikan ruang bagi solusi sama saja dengan melemahkan semangat cinta tanah air warga terhadap daerahnya sendiri. 

“Kritik boleh, saran boleh. Tetapi tujuan akhirnya harus untuk edukasi masyarakat dan kemajuan daerah. Kalau yang didominasi hanya kejelekan, maka kita sama dengan menggerus patriotisme terhadap kotanya sendiri”.Tegasnya

Ia menempatkan rekan-rekan media sebagai mitra strategis yang menjembatani komunikasi antara gedung parlemen dan masyarakat. Tanpa adanya peran aktif dari dunia jurnalistik, kerja-kerja nyata, fungsi anggaran, serta kebijakan strategis yang dilahirkan oleh legislator tidak akan pernah tersampaikan secara utuh kepada konstituen. 

“Tanpa jurnalistik, apa pun yang dilakukan tidak akan bisa dipahami dan dirasakan oleh masyarakat”.Tambah Cak ipuk

Syaifuddin Zuhri menegaskan komitmen penuh DPRD Kota Surabaya untuk terus membuka ruang komunikasi yang transparan bagi seluruh awak media. Pihaknya mengaku selalu siap dan membuka pintu lebar-lebar terhadap masukan serta evaluasi dari luar. Langkah inklusif ini dinilai sebagai bagian dari upaya berkelanjutan demi mendongkrak kualitas kinerja legislatif sekaligus memastikan bahwa aspirasi rakyat Surabaya tetap dikawal dengan penuh integritas.(js) 

Belum ada Komentar untuk "Jaga Kepercayaan Publik, Ketua DPRD Surabaya Tekankan Peran Strategis Media"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel